gototopgototop
Sukses, Diskusi Panel Pertama Departemen Pendidikan KSW PDF Print E-mail
Written by Walisongo   
Friday, 02 December 2011 14:42

Departemen pendidikan Kelompok Studi Walisongo (KSW) akhirnya berhasil menyelenggarakan diskusi panel bulanan untuk pertama kalinya di tahun ajaran 2011-2012 ini dengan lancar. Diskusi panel ini di gelar secara umum untuk seluruh anggota KSW di aula Griya Jawa Tengah pada hari Senin, 28 November 2011.

 

Pada diskusi kali ini, Dept. Pendidikan menghadirkan secara serempak dua narasumber yang sangat energetic dan tak diragukan lagi keilmuan serta pengalamannya. Keduanya hadir dari dua fakultas yang berbeda, masing-masing adalah Muhammad Ismail dari fakultas Ushuluddin dan Muhammad Nurul Ahsan dari fakultas Syari’ah Islamiyah. Hal ini dimaksudkan agar masing-masing narasumber memberikan pandangan tentang permasalahan yang akan didiskusikan dari dua sudut pandang yang berbeda, untuk selanjutnya dijadikan perbandingan dalam menyikapi permasalahan itu sendiri.

 

Tema yang di angkat pada diskusi pertama kali, yang selanjutnya akan di laksanakan secara kontinyu setiap bulan sekali ini, adalah “Menelisik Problematika Syi’ah”. Tentunya, dari setiap narasumber mempunyai pandangan yang berbeda. Oleh karena itu, hadirlah dua makalah yang berbeda pula, yaitu berjudul “Meneropong Pergerakan Syi’ah dari Masa ke Masa” yang merupakan buah tangan dari Muhammad Isma’il, dan “Eksistensi Syi’ah dari Masa ke Masa” yang notabene adalah buah tangan dari Muhammad Nurul Ahsan. Serupa namun tak sama. Meskipun kedua makalah ini serupa, karena memang hanya membahas satu persoalan saja, yaitu problematika Syi’ah, namun sudut pandang penulis, atau lebih tepatnya disebut pintu masuk untuk membicarakan problematika, tentunya menghadirkan wawasan dari sisi yang berbeda, namun saling berkaitan, bahkan saling melengkapi.

 

Keduanya, dengan ciri khasnya masing-masing, memaparkan secara eksplisit bagaimana karakteristik Syi’ah beserta sepak terjangnya dari masa ke masa. Sontak, para pesertapun dengan menggebu-gebu memberikan reaksi bermacam-macam. Ada yang menyentil, menyanggah, atau sekedar melengkapi dan memberi masukan demi memperbaiki hubungan dengan golongan yang bisa dikatakan pecah kongsi dengan golongan sunni ini.

 

Diskusi ini akhirnya selesai setelah memakan waktu kurang lebih tiga jam, dari pukul 16.00 hingga 19.00 CLT. Antusiasme para warga KSW yang membuat diskusi kali ini menjadi berwarna, sangat diharapkan dapat berlanjut pada diskusi-diskusi berikutnya. Bagi warga yang belum sempat menghadiri, jangan khawatir, Dept. Pendidikan masih akan menggelar lagi diskusi yang tidak kalah menarik dengan diskusi kali ini. So, nantikan episode selanjutnya !!!. (Nowitzky).

Last Updated on Friday, 02 December 2011 14:52
 

Add comment


Security code
Refresh