gototopgototop
Sebuah Tongkat Estafet Untuk PRESTaSI Kita PDF Print E-mail
Written by Walisongo   
Wednesday, 09 November 2011 16:44

Selasa sore, awan mendung menyelimuti kota kairo dengan hiruk piruknya, kemacatan dari arah sabi'-asyir terlihat bagaikan kumpulan rayap yang berjalan, ditengah suasana itu di sebuah gedung dengan arsitek Jawanya yang bertuliskan Kelompok Studi Walisongo (KSW) diatas pintu masuknya, terlihat beberapa orang berkumpul dengan membentuk lingkaran kecil, tepat di aula Griya Jawa Tengah, PRESTaSI yang merupakan salah satu dari Badan Otonom (BO) KSW sedang mengadakan ritual tahunannya yang tak mungkin ditinggalkan. Seorang pemuda yang membawa tumpukan kertas copian bertuliskan Laporan Pertanggung Jawaban PRESTaSi sedang membagikannya kepada para hadirin yang tak lain meraka adalah para pengurus KSW. antara lain perwakilan dari MPA, Wakil Ketua KSW.

 

Dipandu oleh Pempinan Redaksi (pimred) PRESTaSI 2010-2011, Landy T Abdurrahman, Sidang LPJ berlangsung dengan khidmad dan tertip, dimulai dengan pembacaan sidang oleh Pimpinan Umum (Pinum) Izzatutazkiya, para hadirin menyimak dengan baik laporan tersebut. Kemudian setelah pembacaan laporan usai, moderator menyilakan para hadirin untuk mengoreksi hasil dari Laporan Pertanggungjawaban tersebut, dimulai dari Wakil Ketua KSW Mahrus Ismail, beliau menanyakan tentang hal yang mana bisa dikatan sangat krusial dan sering terjadi di beberapa LPJ lainnya, yaitu tentang kepenulisaan laporan yang kurang benar baik itu besar-kecilnya huruf dan EYD, “walaupun Laporan tersebut sudah dibaca oleh dua orang dari kami, tapi tetap saja kurang teliti dan masih ada kesalahan dalam kepenulisan, kami mohon maaf karena itu kesalahan kami dan manusiawi”, terang Landy T Abdurrahman selaku Pimred dalam menanggapi pertanyaan tersebut. Dan beliau pun memaklumi akan hal itu. Pertanyaan-pertanyaan lain pun juga dilontarkan kepada kru PRESTaSI dan dengan sigap semua pertanyaan dapat dijawab dengan memuaskan.

 

Setelah pengoreksian Hasil Laporan Pertanggungjawaban, kini saatnya Wakil Ketua KSW yang pada kesempatan ini mewakili Ketua KSW Fathul Mahasin yang berhalangan datang, untuk menerima atau menolak hasil dari laporan tersebut. Para kru pun menanti jawaban dari beliau. “Denagan ini saya terima Laporan Pertanggungjawaban PRESTaSI 2010-2011, akan tetapi dengan syarat”, terang Mahrus Ismail selaku Wakil Ketua KSW. Dengan tenang beliau menandatangani laporan tersebut.

 

Dengan begitu berakhirlah masa bakti Prestasi 2010-2011 dan dilanjutkan dengan pemilihan Pimred dan Pinum baru masa bakti 2011-2012. Selang beberapa waktu kemudian nama-nama pengurus baru pun diajukan dan ditekankan pada pemilihan Pinum dan Pimred. Dan pada akhirnya disepakati pemilihan Pinum dan Pimred baru jatuh pada Anisa Fadhilah selaku Pinum Baru dan M Ulul Albab M selaku Pimred baru. Dan sekaligus kepengurasan baru ini disahkan pada Selasa sore, 25 Oktober 2011 di aula Griya Jawa Tengah. Dengan begitu tongkat estafet PRESTaSi pun telah berpindah tangan, dan mudah-mudahan kepengurusan PRESTaSI diberi kelancaran dan kemudahan dalam memegang tumpu estafet ini. (anonim)


Tulisan Selanjutnya:
Tulisan Sebelumnya:

Last Updated on Wednesday, 09 November 2011 16:47
 

Add comment


Security code
Refresh