|
Sabtu, 1/10/2011, IKAMARU Mesir mengadakan Haul KH. Suyuthi ke-32. Acara ini diadakan di Hay Sadis, rumah salah satu sahabat IKAMARU, Muhammad Hasan. KH. Suyuthi Abdul Qadir adalah pendiri pondok pesantren Raudlatul Ulum yang mana haulnya selalu diperingati setiap tanggal 4 Dzulqo’dah. Di Indonesia, tepatnya di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum juga sedang memperingati haul beliau, maka dari itu, sebagai alumni Raudlatul Ulum yang tidak sempat menghadiri acara haul disana, mereka pun mengadakan haulnya disini.
Pukul 17.00 acara pun dimulai. Acara pertama adalah khataman Qur’an 30 Juz yang dipimpin oleh saudara Ismail. Sekitar 35 anggota IKAMARU yang hadir saat itu, dibagi membaca masing-masing 1 juz. Khataman berjalan sekitar 30 menit, setelah semua selesai membaca, acara langsung dilanjutkan dengan tahlil yang juga dipimpin oleh Saudara Ismail. Selesai tahlil, acara langsung disambung dengan do’a dipimpin oleh kang Mahmudi yang saat itu sebagai shahibul bait.
Acara dipending sekitar 15 menit untuk melaksanakan shalat maghrib berjama’ah. Acara masih berlanjut, setelah semua selesai shalat, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama adalah dari Muhammad Hasan, sebagai shahibul bait, yang intinya berterima kasih kepada anggota IKAMARU Mesir atas kehadirannya. Perlu diketahui, Muhammad Hasan adalah salah satu cucu dari KH. Suyuthi Abdul Qadir. Sambutan kedua adalah dari ketua IKAMARU Mesir, Abdul Hakim Fu’ad Mukhlis. Tidak jauh berbeda dengan sambutan pertama tadi, sambutan kedua ini intinya juga ucapan terima kasih atas kehadiran sahabat-sahabat IKAMARU.
Sambutan ketiga adalah sambutan dari ketua SPA IKAMARU, Syukron Ma’mun. Syukron menjelaskan sedikit tentang acara SPA IKAMARU yang akan diadakan tanggal 5 Oktober mendatang. Pada 5 Oktober nanti IKAMARU Mesir akan mengadakan pergantian ketua, karena masa jabatan Mukhlis telah berjalan setahun lebih dan harus diganti. Sambutan terakhir adalah mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Saudara Abdul Mutholib, Lc. Dalam mauidhoh singkatnya Saudara Tholib menyampaikan tentang nikmat-nikmat Allah yang harus disyukuri oleh semua manusia.
Setelah semua sambutan acara masih dilanjutkan dengan berjanjenan yang dipimpin oleh Khoirul Asyhar. Selama 30 menit, berjanjenan berlangsung dengan khidmat dan meriah, semua yang hadir kompak ikut melantunkan syair-syair pujian kepada Rasulullah SAW tersebut. Pukul 19.30 acara selesai dan ditutup dengan ramah tamah.(Harir)
Tulisan Selanjutnya:
Tulisan Sebelumnya:
|