|
KSWMESIR.COM-- Aula Griya Jawa Tengah yang beralamatkan di H-10, sore kemaren padat dikunjungi peserta bedah disertasi. Acara bedah disertasi yang bertemakan “Eksistensi dan Waktu Dalam Perspektif Ibn Arabi”, karya Mohammad Yunus Masruhin, MA. ini cukup dibilang sukses. Dari beberapa hari saja pamflet dan informasi yang disebar, namun hadirin yang datang pada waktu itu cukup banyak, sekitar 100 an orang.
Bedah tesis yang diselenggarakan atas kerjasama antara KSW Mesir, PCI NU Mesir, al-Montada, SEMA FDI, Mizan Study Club,dan KMF ini menghadirkan seorang penulis buku Wachdatul wujud yang juga merupakan atase pendidikan KBRI Kairo sekarang, Prof. DR. H. Sangidu as-Soffa, M.Hum.
Acara yang dimulai setelah ashar yang sebelumnya di awali dengan khataman al-Quran bareng DP KSW 2011-2011, langsung dibuka oleh MC dan diteruskan pembacaan ayat suci al-Quran dan juga sambutan-sambutan.
Thabrani Basya, yang juga merupakan Ketua Tanfidziyah Nu mengatakan,”Bapak Yunus merupakan Ibn ‘arabi modern, sebuah gelar yang diberikan al-Azhar ketika munaqasyah tesisnya beberapa waktu silam”. Gelar yang cukup fenomenal di waktu sekarang, karena pemikiran-pemikiran beliau yang sangat kritis dan kadang terlalu arogan.
Begitu juga Prof. DR. Sangidu, mengungkapkan kekagumannya terhadap mahasiswa s2 asal Matholi’ al-Falah ini,“walaupun sudah s2 dan menulis tentang sufistik,namun tingkahnya masih suka petakilan” candanya dalam mengawali bedah tesisnya.
Karena tingkahnya yang masih suka petakilan dan guyon, namun justru disambut hangat oleh para peserta bedah disertasi. Sehingga informasi yang disamapaikan lebih mudah ditangkap.(BA)
Tulisan Selanjutnya:
Tulisan Sebelumnya:
|